Postingan

SEORANG PENYENDIRI YANG MENCOBA MENCARI TEMAN UNTUK PENYEDIRI YANG LAIN

   Hari ini jumat jam 16:00.Aku berada di cafe yang berada tidak jauh dari sekolah ku. Walau pun tidak jauh dari sekolah, Tapi cafe ini cukup sulit untuk di temukan karena tempat nya yang kurang strategis, Untuk menemukan cafe ini kau harus masuk ke gang kecil sebanyak 2 kali.CAFE SIVIA,baru kali ini aku mendengar nama CAFE seperti itu,jujur saja, aku ini tipe orang yang jarang ke luar rumah,jadi jika aku di tanya tentang cafe atau tempat nongkrong yang lagi hits?,coba kau ke STARBUCKS,karena cuma di sana kau bisa menemukan kopi yang manis dan penuh warna-warni dengan harga yang membuat dompet mu mengering, eksekutif muda yang sedang bermalas-malasan,sambil menggunakan wifi dan ac gratis dengan alasan meeting,dan anak muda yang dengan bangga nya foto bersama dengan gelas kosong yang seakan- akan itu pacar mereka,dan me unggah nya di sosial media untuk menambah follower mereka.Jadi bisa di katakan itu merupakan tempat yang tidak akan pernah aku kunjungi. Aku mencoba me...

seorang penyendiri yang mencoba mencari teman untuk penyediri yang lain

PROLOG 1  Membosankan itulah kata pertama yg aku pikirkan ketika masuk sekolah,seperti biasa aku bertemu dengan wajah-wajah yg tidak asing karena selalu aku bertemu mereka hampir setiap hari.aku selalu mendengar pembicaraan orang-orang di kelasku ,seperti para siswa yg selalu membicarakan tentang tren yang baru-baru ini viral di media sosial, game-game apa yang harus kamu mainkan di HP mu, dan youtubers siapa yg harus kamu tonton.memang tidak ada pembicaraan lain ya selain itu?,memang aku akui pembicaraan selalu berputar-putar di 1 tempat yg sama dan itu terlihat membosankan,tapi bagiku rasa bosan tersebut merupakan hal yg nyaman.kenapa bisa begitu?,karena aku adalah orang yg menghargai waktu,ada pepatah mengatakan waktu adalah uang tapi bagiku waktu adalah kehidupan yg tidak tergantikan,ketika kau berbuat salah kepada seseorang dan mencoba memperbaikinya tapi semua sudah terlambat karena waktu yg diberikan tidak lah cukup dan akhirnya kau menyesal dan trauma tersebut mengha...